Metode Uji untuk Stabilitas Oksidasi Bensin
Bensin otomotif adalah campuran hidrokarbon yang dimurnikan dari fraksi minyak bumi ringan. Dalam kondisi normal, ia adalah cairan bening transparan atau tembus pandang dengan sifat mudah menguap dan mudah terbakar. Kepadatannya biasanya kurang dari air, sekitar 0,70~0,78 g/cm³ (nilai spesifik dapat bervariasi tergantung pada jenis bensin dan suhu), dan rentang distilasinya adalah 30℃ hingga 205℃. Komponen utamanya adalah alkana C5~C12 dan naftena, yang banyak digunakan dalam industri transportasi.
Tujuan Eksperimen
Dengan menentukan stabilitas oksidasi bensin, kita dapat mengevaluasi kemampuannya untuk menahan kerusakan oksidatif selama penyimpanan, transportasi, dan penggunaan. Hal ini memastikan stabilitas dan keamanan kualitas produk, memperpanjang umur pakai, dan mengurangi kegagalan mesin. Eksperimen dilakukan sesuai dengan metode periode induksi yang ditentukan dalam GB/T 8078-2015, dan SH8018 Gasoline Oxidation Stability Tester sesuai dengan standar ini, yang digunakan untuk pengujian.
Instrumen Eksperimen
① SH8018 Gasoline Oxidation Stability Tester
② Aksesori opsional seperti toluena, pelarut getah, dan bom oksigen yang memenuhi persyaratan GB/T 8018 dan ASTM D525
![]()
Prosedur Eksperimen
① Nyalakan instrumen, atur parameter eksperimen, dan ambil sampel eksperimen.
② Ketika bom oksigen dan sampel minyak mencapai 15-25℃, tempatkan botol sampel kaca yang berisi 50ml±1ml sampel minyak ke dalam bom oksigen, tutup botol sampel, dan kencangkan bom oksigen. Bersihkan gas di dalam bom dengan oksigen sesuai kebutuhan, kemudian secara perlahan masukkan oksigen untuk menyesuaikan tekanan di dalam bom menjadi 690kpa-705kpa, dan periksa kebocoran.
③ Jika tidak ada kebocoran, tempatkan bom oksigen ke dalam bak logam dengan suhu 98℃-102℃. Catat waktu ketika ia terendam dalam bak logam sebagai waktu mulai eksperimen, dan terus catat tekanan di dalam bom oksigen hingga titik infleksi tercapai.
④ Hitung secara otomatis periode induksi sampel pada 100℃ dan cetak hasilnya.
⑤ Keluarkan bom oksigen, biarkan dingin secara statis di lingkungan yang tidak melebihi 35℃, lepaskan tekanan, dan bersihkan serta tata instrumen yang digunakan dalam eksperimen.
Hasil Eksperimen
Melalui pengukuran dan analisis, periode induksi bensin lebih besar dari 480 menit dalam kondisi 100℃ dan tekanan oksigen 690kpa-705kpa, yang memenuhi persyaratan standar.