logo
spanduk spanduk
Blog Details
Created with Pixso. Beranda Created with Pixso. Blog Created with Pixso.

Metode pengujian residu karbon dari minyak bakar berat dalam tungku listrik

Metode pengujian residu karbon dari minyak bakar berat dalam tungku listrik

2026-02-28

Metode Uji Residu Karbon Minyak Bakar Berat dengan Tungku Listrik

Minyak bakar berat, juga dikenal sebagai minyak bakar, adalah residu hasil penyulingan langsung, residu hasil perengkahan, atau campuran keduanya yang diperoleh dari pemrosesan minyak bumi. Minyak ini terutama terdiri dari hidrokarbon, dengan sedikit sulfur dan senyawa anorganik dalam jumlah renik.

Minyak ini merupakan cairan hitam kental pada suhu dan tekanan ambien, dicirikan oleh berat molekul tinggi dan viskositas tinggi. Berat jenisnya berkisar antara 0,90 hingga 1,07, titik didih dari 300 hingga 350 °C, titik nyala dari 50 hingga 158 °C, suhu penyalaan otomatis dari 380 hingga 420 °C, dan batas ledakan dari 1,2% hingga 6%. Minyak ini banyak digunakan di pembangkit listrik, propulsi laut, dan aplikasi pemanas industri.

Tujuan Eksperimental

Dalam industri kimia, residu karbon produk minyak bumi mengacu pada residu karbon hitam yang terbentuk setelah penguapan termal dan perengkahan sampel minyak tanpa adanya udara, dinyatakan sebagai persentase massa. Ini adalah indikator kunci untuk pengendalian kualitas produk minyak bumi. Pengukuran residu karbon mencerminkan kandungan hidrokarbon aromatik polisiklik, resin, aspalten, dan tingkat penyulingan minyak, membantu mengevaluasi kemurnian, efisiensi pembakaran, dan kecenderungan pengendapan karbon.

Peralatan Eksperimental

① Penguji Residu Karbon Tungku Listrik SD-30011

② Cawan porselen, pasir halus, neraca analitik dengan keterbacaan 0,0001 g, tungku muffle, dan aksesori lainnya

berita perusahaan terbaru tentang Metode pengujian residu karbon dari minyak bakar berat dalam tungku listrik  0

Prosedur Eksperimental

① Pasang dan periksa instrumen sesuai manual, pastikan bersih, kering, dan bebas dari kontaminasi.

② Kalibrasi instrumen.

③ Tempatkan cawan porselen bersih ke dalam tungku muffle, nyalakan pada suhu 800 °C ± 20 °C selama 1 jam, keluarkan, dinginkan di udara selama 1-2 menit, pindahkan ke desikator, dinginkan selama 40 menit, dan timbang hingga terdekat 0,0002 g.

④ Timbang 1,5 g hingga 2 g sampel uji ke dalam cawan.

⑤ Panaskan tungku listrik hingga 520 °C ± 5 °C, lalu masukkan cawan berisi sampel ke dalam sumur pemanas.

⑥ Saat uap keluar, nyalakan. Setelah pembakaran, tutup sumur pemanas dan pertahankan suhu pada 520 °C ± 5 °C untuk menyalakan residu.

⑦ Keluarkan cawan, dinginkan di udara selama 1-2 menit, pindahkan ke desikator selama 40 menit, dan timbang hingga terdekat 0,0002 g.

⑧ Ulangi pengujian 1 hingga 3 kali dan hitung hasilnya.Hasil dan Analisis Eksperimental

Setelah perhitungan dan analisis, nilai residu karbon produk ini adalah 11,0%, yang memenuhi persyaratan standar.